PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN KRITIS DI INTENSIVE CARE UNIT DI RUSD LABUANG BAJI MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.1234/jkn.v1i2.123Kata Kunci:
Mobilisasi Progresif, Status Hemodinamika, Pasien KritisAbstrak
Latar Belakang : Salah satu intervensi yang dilakukan oleh perawat di pelayanan intensif di rsud labuang Baji Makassar adalah pemberian mobilisasi progresif. Namun pentingnya pemantauan hemodinamika pada pasien kritis maka perlu diperhatikan dalam memberikan mobilisasi progresif.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pada pasien kritis di ICU RSUD Labuang Baji Makassar.
Metode : Desain penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan pre- post without control design. Pengukuran dengan lembar observasi untuk menilai Heart Rate (HR), Respiratory Rate (RR), saturasi oksigen (Sa), Tekanan Darah dan Mean Arterial Pressure (MAP) sebelum dan sesudah diberikan mobilisasi progresif. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling, sejumlah 19 responden. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan pada bulan oktober 2025.
Hasil : Hasil analisis bivariat didapatkan ada perbedaan bermakna antara Heart Rate (HR), Respiratory Rate (RR), saturasi oksigen (Sa), Tekanan Darah (BP) dan Mean Arterial Pressure (MAP) sebelum dan sesudah mobilisasi progresif dengan dengan p value 0,000 dan 0,037 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menyarankan mobilisasi progresif tetap diberikan pada pasien kritis untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memperhatikan status hemodinamika pasien. Terjadi peningkatan status hemodinamik setelah dilakukan mobilisasi progresif dalam batas normal.
Simpulan : Mobilisasi progresif berpengaruh meningkatkan status hemodinamik pada pasien kritis.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Herman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.